Menurut Bendahara UPPD wilayah 1/Depok, Suryati. Almarhum meninggal dunia karena sakit yang dideritanya sejak lama. Beberapa kali almarhum dirawat di rumah sakit, namun penyakitnya tak kunjung sembuh juga. Sampai akhirnya batu empedunya pecah yang mengakibatkan bapak meninggal dunia.”Kami sangat kehilangan sosok pemimpin yang tegas dan disiplin,”ujar Suryati didamping staf TU, Ramlan di kantor UPPD Wilayah 1/Depok, Jalan Merdeka, Sukmajaya, Depok, Senin (14/3).
Dikatakan Yati, almarhum sebenarnya masih menempuh jenjang pendidikan S3. Bahkan minggu-minggu ini beliau sudah dalam tahap membuat skripsi.”Skripsinya saya kira sudah mau selesai, tetapi apa daya Tuhan berkehendak lain.”ungkapnya.
Sementara itu, Kasubsi Samsat Depok/Cinere, AKP Argo Wiyono melalui Paur STNK Iptu Robiin SH menyatakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Arief S Dahlan. “Keluarga besar Polri Samsat Depok Turut berduka cita,”ujarnya.
Menurut Robiin, almarhum sudah dianggap sebagai orang tua dan sesepuh di Samsat Depok. Almarhum dinilai sangat berprinsip dalam bekerja yang dapat dijadikan contoh bagi kita semua.”Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,”tandas Robiin.
Penanggung Jawab Asuransi Jasa Raharja Samsat Depok, Manuntun mengaku kaget saat mendengar kabar meninggalnya Ka UPPD. Ia menilai almarhum sangat bagus dalam bekerja."Beliau gampang diajak koordinasi dan kerjasama." Kami keluarga besar Jasa Raharja Samsat Depok turut berduka cita,"ucap Manuntun. (wandy)